cypresslakeairboattours.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional tetap terjaga meskipun ada gejolak akibat perang di Timur Tengah. Ia menjelaskan bahwa Indonesia tidak bergantung pada impor pangan dari kawasan tersebut, khususnya untuk kebutuhan pokok seperti beras, jagung, dan sayur-sayuran.
Zulkifli mendeklarasikan bahwa pada tahun lalu, surplus beras mencapai sekitar 4 juta ton dan ia optimis kondisi serupa akan terulang pada tahun ini. “Insya Allah, kita aman stoknya. Jagung, daging ayam, dan telur juga dalam keadaan baik,” ujar Zulkifli saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Minggu, Jakarta, pada hari Sabtu.
Lebih lanjut, Zulkifli menekankan pentingnya swasembada pangan yang telah diterapkan pemerintah. Kebijakan ini membuat bangsa dapat mengantisipasi potensi krisis pangan dengan lebih cepat. Ia mengimbau masyarakat agar tidak membeli pangan secara berlebihan, mengingat pasokan dalam negeri tetap terjamin.
Namun, ada keluhan dari pedagang di Pasar Minggu mengenai lonjakan harga plastik yang signifikan, hingga Rp6 ribu per kemasan. Menyikapi hal ini, Zulkifli mengakui bahwa kenaikan harga plastik disebabkan oleh peningkatan biaya biji plastik, yang terpengaruh oleh harga minyak bumi yang meningkat.
Zulkifli menyatakan bahwa pihaknya akan mengundang para pemangku kepentingan untuk membahas masalah ini lebih lanjut. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani isu yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan di pasar.
![Zulhas Tegaskan RI Tidak Akan Bergantung Pangan pada Timur Tengah | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_5296_1.jpg)