Pemerintah Miliki Ruang Fiskal Memadai, Kata Ketua Banggar

[original_title]

cypresslakeairboattours.com – Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Said Abdullah, menyatakan bahwa pemerintah masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menjaga defisit anggaran di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mencetuskan kemungkinan pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2026 melebihi batas tersebut.

Said menjelaskan bahwa disiplin fiskal dapat dicapai melalui berbagai cara, termasuk memastikan pendapatan negara yang memadai serta penataan ulang sistem perpajakan, seperti penerapan coretax system. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan penerimaan pajak. Selain itu, peningkatan harga komoditas ekspor, seperti minyak dan batu bara, diharapkan dapat menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dalam hal belanja, ia menekankan pentingnya efisiensi dengan fokus pada program-program prioritas. Menurutnya, jika belanja dapat dikendalikan dan seimbang dengan pendapatan yang direalisasikan, maka target defisit dapat terjaga. Said juga menyoroti pentingnya pemerintah untuk mengelola pembiayaan dengan baik, terutama di tengah pemeringkatan kredit yang negatif, yang dapat menyulitkan akses ke Surat Berharga Negara (SBN).

Lebih jauh, Said mengingatkan bahwa jika pemerintah memutuskan untuk melebar defisit, harus dipertimbangkan dengan matang segala risiko dan dampaknya di jangka panjang. Keputusan tersebut harus melibatkan kajian yang melibatkan ekonom agar setiap kebijakan ekonomi mendasar dan mendukung stabilitas fiskal yang berkelanjutan.

Dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini, Said menekankan perlunya kehati-hatian dalam setiap langkah yang diambil, terutama terkait dengan pengendalian inflasi dan stabilitas kurs.

Dewi Anggraini

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *