cypresslakeairboattours.com – Iran dikabarkan mengurangi jumlah serangan rudal ke Israel setelah mengalami penurunan signifikan dalam kemampuan ofensifnya. Hal ini diungkapkan oleh para ahli yang mencermati dampak operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari lalu. Operasi yang dikenal dengan nama Epic Fury ini menghasilkan kerusakan parah pada kapasitas militer Iran.
Pernyataan resmi dari Gedung Putih pada 14 Maret menyatakan bahwa kemampuan rudal jelajah Iran telah mengalami kerusakan fungsional. Selain itu, angkatan laut Iran juga diperkirakan tidak lagi dapat bertempur, di mana kontrol udara telah dikuasai sepenuhnya. Pada kesempatan yang sama, Presiden Donald Trump menambah informasi bahwa pasukan AS berhasil menghancurkan fasilitas manufaktur drone Iran.
Statistik terbaru menunjukkan penurunan drastis dalam jumlah rudal dan drone yang diluncurkan oleh Iran. Dalam 24 jam pertama konflik, tercatat bahwa Iran meluncurkan 167 rudal dan 541 drone ke target AS yang berada di Uni Emirat Arab. Namun, angka ini anjlok dalam 15 hari ke depan, yang hanya menunjukkan peluncuran sebanyak 4 rudal dan 6 drone.
Di sisi lain, Israel juga mencatat penurunan tajam dalam jumlah serangan yang diarahkan kepadanya. Hal ini menjadi indikasi bahwa kemampuan serangan Iran telah menurun secara signifikan seiring dengan berlangsungnya operasi militer yang intensif. Penurunan ini diharapkan membawa perubahan dinamika keamanan di wilayah tersebut.
![Iran Turunkan Serangan Rudal ke Israel, AS Tak Memberikan Respons | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2026/03/as-tak-ada-perlawanan-iran-kurangi-jumlah-serangan-rudal-ke-israel-pgr.jpg)
![Parade Ogoh-ogoh di Bali, Rayakan Nyepi dengan Warna Budaya | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2026/03/Pawai-Ogoh-Ogoh-Di-Bali-180326-fik-1.jpg)