cypresslakeairboattours.com – Keputusan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump diprediksi akan memberikan dampak positif pada pasar keuangan Indonesia. Ekonom Keuangan dan Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee, menyampaikan bahwa kondisi ini diharapkan dapat mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan mendatang.
Hans mengestimasikan IHSG akan mengalami konsolidasi dengan kemungkinan penguatan, dengan level support berada di angka 8.170 hingga 7.861. Sementara itu, level resistance diperkirakan berada di kisaran 8.251 hingga 8.596. Ia menambahkan, langkah pemerintah AS untuk menetapkan tarif global sebesar 10 persen selama 150 hari ke depan tidak dianggap terlalu tinggi, sehingga menjadi sentimen positif bagi pasar.
Selain itu, ia mencatat bahwa data Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang menunjukkan pelemahan, di tengah inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang masih tinggi, memengaruhi ekspektasi pasar. Dengan kondisi tersebut, peluang pemotongan suku bunga oleh bank sentral AS, The Fed, diperkirakan akan berkurang. Meski demikian, pelaku pasar masih berharap adanya dua kali pemotongan suku bunga di tahun ini.
Data PDB riil AS pada kuartal IV-2025 hanya tumbuh 1,4 persen, sedangkan pertumbuhan tahunan untuk tahun 2025 mencapai 2,2 persen. Inflasi PCE juga melampaui ekspektasi pasar dengan angka tertinggi di level 3 persen pada Desember 2025. Diharapkan, data dan analisis ini dapat membantu pelaku pasar dalam beradaptasi dan membuat keputusan yang tepat dalam menghadapi dinamika pasar yang ada.
![Sentimen positif Putusan MA AS, IHSG diprediksi menguat pekan depan | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2026/02/bei-terapkan-trading-halt-imbas-ihsg-anjlok-2a.jpg)