cypresslakeairboattours.com – Moskow mendesak semua pihak terkait dalam kesepakatan gencatan senjata di Gaza untuk mematuhi perjanjian yang telah disepakati. Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, dalam konferensi pers di Dewan Keamanan PBB pada Kamis (12 Oktober 2023). Nebenzia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk melanjutkan permusuhan dalam situasi saat ini.
Pada tanggal 13 Oktober, empat pemimpin negara, termasuk Presiden AS Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, secara resmi menandatangani deklarasi yang menandakan dimulainya gencatan senjata di Gaza. Dalam konteks ini, Hamas telah membebaskan 20 sandera yang ditahan di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.
Sebagai balasan, pemerintah Israel merespons dengan membebaskan 1.718 tahanan Palestina yang berada di Gaza, serta 250 tahanan yang menjalani hukuman jangka panjang. Selain itu, Hamas juga terlibat dalam pengembalian jenazah para sandera yang meninggal selama penahanan kembali ke Israel, berdasarkan kesepakatan yang mengharuskan pengembalian seluruh 28 jenazah yang masih tersisa.
Dalam pernyataan lebih lanjut, Nebenzia menekankan pentingnya kesepakatan ini guna menghentikan berbagai bentuk permusuhan di wilayah tersebut. Situasi di Gaza, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan, masih diwarnai oleh tantangan kemanusiaan yang mendalam. Pihak-pihak dalam konflik diharapkan untuk menempatkan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan politik demi perdamaian yang berkelanjutan.
![Rusia Serukan Kewajiban Gencatan Senjata Di Gaza Dipenuhi | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2025/10/Mundur.jpg)