PT MHU Terima Delegasi IKI-JET untuk Tinjau Area Pascatambang

[original_title]

cypresslakeairboattours.com – PT Multi Harapan Utama (PT MHU), bagian dari MMS Group Indonesia, baru-baru ini menerima kunjungan dari delegasi International Climate Initiative-Just Energy Transition (IKI-JET) di Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau proses transisi energi yang sedang dilakukan di kawasan pascatambang, yang kini bertransformasi menjadi pusat agroindustri dan pendidikan bagi masyarakat lokal.

Kepala Teknik Tambang MHU, Aris Subagyo, mengungkapkan bahwa transisi energi tidak hanya berkaitan dengan perubahan sumber energi dari fosil ke energi baru, tetapi juga dengan keberlangsungan hidup dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan transisi diukur dari seberapa banyak kepentingan lokal yang terjaga dan dihidupkan kembali selama proses tersebut.

Delegasi yang terdiri dari 40 peserta yang mewakili sembilan negara, termasuk Chile, Kolombia, dan Vietnam, serta perwakilan pemerintah Indonesia, mengeksplorasi berbagai inisiatif yang diusung PT MHU. Aris menjelaskan bahwa perusahaan memiliki sejumlah program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Upaya ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari masyarakat, UMKM, hingga pemerintah daerah.

Perwakilan GIZ Indonesia, Ade Cahyat, menilai MHU sebagai contoh perusahaan yang berhasil mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam rehabilitasi lahan pascatambang dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu keberhasilan tersebut adalah terbentuknya BUMDes Sungai Payang yang kini menciptakan 200 lapangan kerja. Selain itu, MHU juga mendukung pemberdayaan perempuan adat Dayak Kenyah melalui pengembangan produk olahan kakao.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model dalam mendorong ekonomi sirkular dan transisi energi yang adil di Indonesia. Sebuah kajian lebih lanjut juga dilakukan bersama Politeknik Pertanian Negeri Samarinda untuk mengeksplorasi potensi lahan pascatambang sebagai agroindustri.

Dewi Anggraini

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *