MDKA Lapor Produksi Emas, Tembaga, dan Nikel Kuartal III

[original_title]

cypresslakeairboattours.com – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) baru saja merilis laporan terkait kinerja operasional penambangan emas, tembaga, dan nikel pada kuartal III 2025. Presiden Direktur MDKA, Albert Saputro, mengungkapkan bahwa proyek Tembaga Tujuh Bukit serta Tambang Emas Pani berpotensi meningkatkan pertumbuhan signifikan bagi perusahaan.

Albert menjelaskan, proyek-proyek tersebut memperkuat posisi MDKA sebagai perusahaan pertambangan multi-logam terkemuka di Indonesia, sekaligus mendukung transisi energi dan mineral global. Pada kuartal ini, produksi di Tambang Emas Tujuh Bukit mencapai 25.338 ounces emas dengan harga jual rata-rata 3.275 dolar AS per ounces, menandakan margin kas yang meningkat 24 persen dibandingkan tahun lalu. Total penjualan emas mencapai 29.629 ounces dengan pendapatan sekitar 104 juta dolar AS.

Di sisi lain, Tambang Tembaga Wetar memproduksi 3.228 ton tembaga dengan biaya tunai 2,75 dolar AS per pon, memanfaatkan optimasi proses. Albert menambahkan bahwa Wetar diproyeksikan terus berproduksi hingga akhir 2027. Sementara itu, perusahaan juga mencatat pertumbuhan dalam operasi nikel melalui PT Merdeka Battery Materials Tbk, di mana produksi bijih tambang mengalami kenaikan signifikan.

Dalam perkembangan proyek, pembangunan Pabrik HPAL PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC) telah mencatat progres 54 persen, dan diperkirakan selesai pada pertengahan 2026. Proyek Emas Pani sudah mencapai 83 persen, dengan penambangan pertama dijadwalkan pada Oktober 2025 dan produksi emas perdana ditargetkan pada kuartal I 2026.

Meskipun terdapat penurunan pendapatan belum diaudit sebesar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, MDKA berkomitmen untuk terus berinovasi demi kemajuan industri pertambangan di Indonesia.

Dewi Anggraini

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *