Luna Maya Ungkap Stigma Kecantikan dan Usia Perempuan Melalui Sukma

[original_title]

cypresslakeairboattours.com – Aktris Luna Maya menekankan pentingnya menyuarakan isu kecantikan dan stigma yang dihadapi perempuan lewat film horor terbarunya, “Sukma”. Dalam konferensi pers yang digelar pada 8 September 2025, Luna mengungkapkan bahwa film ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga merefleksikan realitas sosial dalam hidup perempuan, khususnya terkait dengan penilaian terhadap kecantikan dan obsesi akan awet muda.

Film “Sukma”, yang disutradarai oleh Baim Wong dan akan tayang di bioskop mulai 11 September 2025, menceritakan kisah Arini, seorang perempuan yang pindah ke sebuah kota kecil bersama keluarganya. Di sana, ia menemukan cermin misterius yang tidak hanya menimbulkan teror, tetapi juga memberikan cermin bagi pemikiran dan penilaian tentang keindahan serta penuaan.

Dalam penjelasannya, Luna mengatakan bahwa cantik sering kali diidentikkan dengan usia muda, sedangkan semakin tua, perempuan sering kali dianggap kehilangan daya tarik. “Nilai perempuan tidak hanya terletak pada fisik,” ujarnya. Dia menekankan bahwa obsess terhadap keabadian merupakan ilusi yang sering membuat perempuan terperangkap dalam tuntutan sosial yang tidak realistis.

Selain Luna, film ini juga dibintangi oleh sejumlah tokoh terkemuka, termasuk Christine Hakim dan Fedi Nuril. Luna berharap “Sukma” dapat mengajak penonton, terutama perempuan, untuk lebih menerima proses penuaan dan mengevaluasi kecantikan dari perspektif yang lebih luas. Melalui film ini, arahnya adalah menciptakan kesadaran akan nilai karakter yang abadi dibandingkan kecantikan fisik yang sementara.

Dewi Anggraini

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *