cypresslakeairboattours.com – Akses ke chatbot kecerdasan buatan (AI) Grok saat ini masih diblokir di Indonesia, seiring pemerintah menunggu kepastian dari pemiliknya yang juga memiliki platform media sosial X. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan bahwa aplikasi tersebut masih menghadapi pembatasan administratif karena belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Meutya menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan Komisi I DPRD, yang mengawasi bidang komunikasi dan informatika, pertahanan, luar negeri, serta intelijen. Menurutnya, status blokir akan tetap berlaku hingga Grok memberikan konfirmasi yang diperlukan kepada pemerintah mengenai kepatuhan terhadap peraturan yang ada.
Langkah pemblokiran ini diambil mulai 10 Januari lalu, dengan pertimbangan adanya risiko yang ditimbulkan oleh konten-konten seperti pornografi dan deepfake yang dihasilkan oleh AI. Grok merupakan sistem AI generatif yang terintegrasi dengan platform media sosial X dan dikembangkan oleh xAI, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2023.
Dalam pertemuan tersebut, Meutya juga membahas isu terkait pendaftaran Operator Sistem Elektronik (PLT) di sektor swasta. Hingga Desember 2025, tercatat ada 3.805 PLT yang telah terdaftar. Dengan langkah-langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa teknologi baru, termasuk AI, dioperasikan dengan aman dan sesuai regulasi yang berlaku.
![Indonesia Masih Batasi Akses AI Karya Elon Musk | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2026/01/indonesia-tetap-membatasi-akses-ai-buatan-elon-musk-kni.jpg)