cypresslakeairboattours.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat mencapai level 10.000 pada tahun 2026. Keyakinan ini disampaikan saat wawancara di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Senin, meskipun pasar saham saat ini menunjukkan tren penurunan akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Purbaya berpendapat bahwa pencapaian angka tersebut dapat diraih jika prospek ekonomi Indonesia terus membaik, terutama dalam konteks perbandingan dengan negara-negara tetangga dan anggota G20. Ia mencatat bahwa dengan pengelolaan modal yang seimbang dan defisit anggaran yang terkendali, Indonesia dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat.
Dalam penjelasannya, Purbaya mengajak masyarakat untuk tidak khawatir dengan kondisi ekonomi domestik. Ia menyebutkan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi investor untuk membeli saham-saham yang memiliki fundamental kuat. Ia menekankan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap solid meskipun mengalami fluktuasi harga minyak dalam beberapa tahun terakhir.
Pada hari yang sama, IHSG ditutup mengalami penurunan 114,92 poin atau 1,61 persen, berada di level 7.022,29. Secara year to date, IHSG telah mencatat penurunan sebesar 19,73 persen, dan 15,50 persen dalam sebulan terakhir. Data perdagangan menunjukkan bahwa dari total 1.674.892 transaksi, 180 saham mengalami kenaikan, sementara 542 saham mengalami penurunan.
Bursa saham regional Asia juga mencatatkan pergerakan yang variatif, dengan Indeks Nikkei, Shanghai, dan Hang Seng menunjukkan arah yang beragam. Purbaya menekankan pentingnya kepercayaan pada kekuatan perekonomian Indonesia sebagai landasan menuju pertumbuhan yang lebih baik di masa depan.