cypresslakeairboattours.com – Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) di Cilacap, Jawa Tengah, terus melanjutkan upaya mereka memasuki hari keempat pencarian korban longsor pada Minggu, 16 September 2025. Pada hari ini, tim berhasil menemukan dua jenazah tambahan, membawa total korban meninggal menjadi 13 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 10 orang yang dinyatakan hilang. Operasi pencarian ini didukung oleh 22 alat berat jenis bucket eskavator yang telah dikerahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Penambahan alat berat tersebut dinilai signifikan dalam membantu proses pencarian.
Lebih dari 1.000 personel, termasuk sembilan unit K9 dari Kantor SAR Semarang, Polda Jawa Tengah, dan Polres setempat, turut terlibat dalam operasi ini. Selain pencarian, pemerintah desa telah menyiapkan tempat pengungsian di Balai Desa Cibeunying dan gedung MTS SS Cibeunying, yang dimanfaatkan oleh warga setempat untuk berlindung, terutama di malam hari.
Sebagai respons terhadap situasi darurat ini, BNPB juga melaksanakan operasi modifikasi cuaca mulai Minggu pagi. Untuk mengantisipasi cuaca yang dapat memperburuk kondisi, sekitar 3 ton bahan semai seperti Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) telah disebarkan melalui tiga penerbangan menggunakan armada pesawat Cessna dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Operasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko hujan yang berpotensi meningkatkan bahaya longsor lebih lanjut di wilayah tersebut.
![Dua Korban Longsor Cilacap Ditemukan oleh Tim SAR | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2025/11/longsor-7zjg_large.jpg)
![Kementerian LH Tinjau Sanksi atas Pelanggaran Perdagangan Karbon | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-17-at-12.56.04_6dcebf5d_1.jpg)