cypresslakeairboattours.com – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, memberikan pernyataan resmi terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati, Sudewo. Dalam penjelasannya pada Senin, 19 Januari 2026, ia menyatakan bahwa partainya akan menunggu hasil resmi pemeriksaan dari KPK sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Sudaryono menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia menekankan, “Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan secara resmi.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen partainya untuk tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan terkait kasus yang melibatkan salah satu kadernya.
Lebih lanjut, Sudaryono mengedepankan asas praduga tak bersalah yang harus dipatuhi oleh semua pihak. Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak tergesa-gesa dalam menjadikan kasus ini sebagai bahan spekulasi sebelum ada putusan hukum yang sah. “Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum,” tambahnya.
Partai Gerindra memilih untuk menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada KPK, berharap agar lembaga tersebut bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan sikap ini, Sudaryono ingin menunjukkan ketegasan Partai Gerindra dalam mendukung penegakan hukum tanpa mengabaikan hak-hak individu yang terlibat. Situasi ini mencerminkan tantangan yang harus dihadapi partai politik dalam menjaga integritas di tengah sorotan publik terhadap isu-isu korupsi di Indonesia.
![Independensi BI Dalam Bahaya Akibat Tukar Guling Thomas Jiwandono dan Juda Agung? | cypresslakeairboattours.com [original_title]](https://cypresslakeairboattours.com/wp-content/uploads/2026/01/independensi-bi-terancam-tukar-guling-thomas-jiwandono-dan-juda-agung-benarkah-ikg.jpg)