AS Hentikan Proses Visa Imigran dari 75 Negara, Ini Daftarnya

[original_title]

cypresslakeairboattours.com – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah mengambil langkah untuk menangguhkan pemrosesan visa imigran bagi warga negara dari 75 negara, termasuk Afghanistan, Iran, Rusia, dan Somalia. Pengumuman ini disampaikan pada Rabu, 14 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperketat regulasi imigrasi menyusul kekhawatiran bahwa individu dari negara-negara tersebut mungkin menjadi beban publik di AS.

Menurut pernyataan resmi, petugas konsuler diinstruksikan untuk menghentikan semua permohonan visa imigran dari negara-negara yang terdampak. Kebijakan ini merupakan lanjutan dari perintah yang dikeluarkan pada November sebelumnya, yang bertujuan untuk memperketat ketentuan bagi calon imigran yang berpotensi menjadi “tanggungan publik.”

Langkah ini mencerminkan kebijakan sebelumnya yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump yang telah melarang kedatangan warga dari hampir 40 negara. Sikap ini merupakan bagian dari pergerakan lebih luas untuk menegakkan kontrol yang lebih ketat terhadap imigran, seiring dengan upaya pemerintah untuk menjaga sumber daya masyarakat Amerika.

“Tujuan dari pemerintah adalah mengakhiri penyalahgunaan sistem imigrasi oleh pihak-pihak yang berencana mengambil keuntungan dari masyarakat Amerika,” demikian dikatakan dalam pernyataan resmi tersebut. Dengan pengumuman ini, kebijakan imigrasi AS semakin menunjukkan fokus pada pemilihan individu yang dianggap tidak akan membebani sistem sosial negara.

Keputusan ini diharapkan menambah tantangan bagi warga negara dari negara-negara yang terkena dampak, yang ingin mencari kesempatan hidup yang lebih baik di AS. Kebijakan ini mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk aktivis hak asasi manusia yang mengkhawatirkan dampak negatif terhadap imigran dan pengungsi.

Dewi Anggraini

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *